Manusia hidup di dunia diberikan sebuah kebebasan untuk memilih. Ia bebas untuk melakukan apapun, kapanpun dan dimanapun. Karena itulah dalam agama kemudian kita kenal ada hisab (penghitungan) yaitu sebuah perhitungan amal yang kelak akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan. Dalam salah satu madhab teologia Islam yaitu madhab Asy’ariyah yang didirikan oleh Imam Abu al-Hasan al-Asy’ary, menyatakan bahwa pada dasarnya manusia tidak memiliki kebebasannya sama sekali, segala yang dikerjakannya semuanya adalah takdir dari Tuhan dan manusia tiada berkuasa sama sekali atas semua pekerjaannya. Paham teologi Asy’ari pada esensinya adalah paham fatalitas atau dalam sejarah Islam dikenal sebagai aliran jabariyah. Paham ini menyatakan bahwa manusia tidak mempunyai kuasa apapun atas dirinya dan atas berbagai tindakan yang dilakukannya. Semuanya adalah by setting Tuhan. View full article »
Latest Entries »
Kenapa anak-anak sekarang jauh lebih dewasa secara psikologis dibanding umurnya? Jawabnya ada tiga. Pertama, anak-anak dipaksa hidup dengan bahasa dan gaya hidup orang dewasa. Kedua, lingkungan. Ketiga, teknologi. View full article »
Dulu saat kuliah saya sering bertanya-tanya, kenapa ya saya suka sekali mengerjakan makalah di saat-saat akhir, jadi dulu jika besok sudah waktunya maju makalah, maka saya bisa menghabiskan malam saya dengan membuat makalah dan hanya ada jeda shalat subuh saja. Saat itu saya berpikir, apakah saya satu-satunya orang yang seperti itu, lambat laun saya menyadari ternyata tidak. Banyak teman-teman saya yang juga seperti itu. Ini terbukti saat saya nge-kos (maksudnya numpang nginap di kos teman, hihi) saya juga menemukan ada beberapa teman yang seperti saya. Suka berleha-leha saat waktu luang dan main kebut setelah waktunya mepet. Tapi sebenarnya sih, kalau boleh membela diri, waktu itu (waktu kuliah dulu) bukannya berleha-leha, tapi karena paling tidak saat itu saya aktif di organisasi kampus baik intra maupun ekstra. Aktifis tahun 2000-an lah pokoknya.kalau bawa tas, hamper bisa dipastikan bahwa isi tasnya selain pena dan buku adalah sabun dan sikat gigi, hehe. Masalah mandi di mana, maka saya dan para teman-teman seperjuangan dulu menganut satu falsafah negeri ini, “di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.” Ya di mana di rasa badan sudah tidak enak dan mulai gatal-gatal, ya saya dan teman-teman mandi di tempat itu. Bisa di kamar mandi BEM, kamar mandi perpustakaan, kamar mandi masjid kampus hingga kamar mandi kos teman (itu karena sejak dulu saat s1 sebenarnya tidak pernah indekos). Di mana langit dijunjung di situ bumi dipijak, ups, maksudnya adalah di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. View full article »
“Aku” adalah sebuah simbol bunyi yang diucapkan untuk menunjukkan si empunya bunyi. Sebuah simbol penunjukan eksistensi diri pada sebuah realitas yang berdiri di sekitarnya atau bahkan pada diri si pengucap.
Kata “aku” dalam artian bahwa itu menunjukkan subjek ke-1 atau yang dalam tata gramatikal Bahasa Arab dikenal dengan sebagai “mutakallim wahdah” yang berarti si pembicara itu sendiri tanpa melibatkan orang lain untuk bersekutu dengannya. Misal, “aku mengangkat batu ini.” kalimat ini mempunyai pengertian bahwa yang mengangkut batu adalah orang itu by him self, tidak dengan bantuan sekutu. Lain halnya jika kita mengatakan, “kami mengangkat batu ini” maka hal itu menunjukkan bahwa yang mengangkat batu lebih dari satu orang atau ada orang lain yang ikut mengangkat selain si pembicara.
View full article »
Togel (toto gelap) merupakan salah satu jenis permainan judi yang paling marak dan populer di Indonesia. Judi ini mirip dengan SDSB yang pernah mendapat ijin dari pemerintah pada tahun 1986, kemudian secara resmi ditutup dan dilarang pada awal 1990. Togel atau totoan (berasal dari bahasa jawa berarti judi) gelap walaupun bersifat tidak resmi dan sembunyi-sembunyi, namun pengelolaannya dilakukan secara modern dengan agen yang tersebar di seluruh negeri. Pusat togel ini setidaknya menurut http://agentogel.nuke.im/prediksi-togel-sejarah-togel/ berasal dari Singapura dan Malaysia atau yang juga biasa disebut sebagai judi 4-digit.
View full article »
“Wa al-nahwu awla awwalan an yu’lama
Idz al-kalamu dunahu la yufhama”
Syair di atas sebenarnya agak berlebihan dengan beberapa alasan. Pertama, ilmu nahwu lahir jauh setelah bahasa Arab lahir. Kedua, banyak orang Arab tidak paham nahwu tapi mengerti saat bahasa Arab dikatakan atau ditulis. Ketiga, ilmu nahwu itu pada intinya adalah I’rab. Dan I’rab adalah tagyiru akhiril kalimi li awamili ad-dhakhilati lafdhan aw taqriran- berubahnya akhir kalimat karena masuknya amil baik secara lafal ataupun perkiraan-. Jadi perkataan idzil kalamu dunahu la yufhama adalah berlebihan buat saya. View full article »
Dari kejauhan tampak belasan orang di depan pemkot Surabaya sedang merentangkan tangan, kemudian menurunkannya kemudian melakukan gerakan seperti menarik nafas. Sejenak dari kejauhan terlihat seperti gerakan taichi dalam film-film Hongkong yang sering saya tonton. Semakin mendekat ke arah orang-orang dengan berbagai kelompok umur itu saya mulai tahu bahwa itu adalah mereka yang sedang mempraktekkan Falun Dafa atau yang biasa disebut sebagai Falun Gong. Sebuah gerakan (kesehatan) yang dilarang sampai sekarang oleh Partai Komunis Cina (PKC). Tapi saya tak ambil peduli dengan sikap Cina tersebut, bagi saya selama bermanfaat dan baik buat manusia, silahkan dikerjakan. View full article »



