Oase Filsafat Diri

Masukan dari November 2007

Review Tahafut aL-Falasifah

November 28, 2007 · & Komentar

oleh:Ihsan Maulana dan Arif Hidayat

  1. Sekilas Tentang al-Ghozali

 

 

Tokoh yang juga sering disebut al-Ghozzali (za’ tasydid) yang berasal dari kata Ghazzal yang berarti tukang pintal benang karena ayahnya adalah tukang pintal benang wol, dilahirkan di kota Thus sekarang Meshed, Iran. Ia beranjak menjadi remaja yang terkenal cerdas dan berkemauan tinggi. Setelah belajar pada tokoh-tokoh yang berbeda di zamannya di kota Thus, ia melanjutkan kehausannya akan ilmu ke kota-kota di Asia Tengah. Baru setelah ia dikenal sebagai tokoh yang kredibel ia diangkat sebagai Guru Besar pada madrasah an-Nidhomiyah Bagdad yang didirikan oleh Wazir Nizam al-Mulk.

 

Pada masa diataslah al-Ghozali menyampaikan pikiran-pikirannya dan serangan-serangannya pada paham non-kerajaan(Penganut Madhab Syafi’I dan Asy’ary) seperti aliran batiniyah yang dinilai telah lepas dai syari’at dan tiada mengindahkan perintah kerajaan sehingga membuat aliran batiniyah kebakaran jenggot. Serangannya belanjut pada para filosof yang bagi al-Ghozali selama ini erring kali dianggap sebgai kelompok yang tidaktersentuh. Seranannya tersebut bisa kita lihat dalam bukunya tahafut al-falasifah. (lagi…)

Kategori: Kitabe Cak · pemikiran

Ratoh, Bentuk Apresiasi Orang Madura Terhadap Perempuan

November 23, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Carilah seorang raja di Madura, samapai tua anda tidak akan pernah menemukannya. Kenapa? Karena dalam khazanah orang Madura tidak mengenal kata Raja, yang ada adalah ratu atau Ratoh, loh, kok bisa? Ini tidak lepas dari sejarah orang Madura yang dilahirkan dari seorang Putri yang terbuang, Putri itu dibuang ke Madura dalam keadaan bunting dan ayah dari anak yang dikandungnya tidak diketahui siapa. Melihat kenyataan itu, Ayah sang Putri yang juga seorang Raja memerintahkan pada algojonya untuk memenggal leher sang putri karena dianggap membuat malu keluarga kerajaan, konon kerajaan itu adalh kerajaan yang terletak di daerah perbatasan Malang dan Lumajang, ada pula yang menyebut sebagai kerajaan Kedi di daerah Kediri, tapi sang Putri membela diri dengan berkata”tidak ada seorang laki-laki pun yang membuntingiku dan sebelum ini aku tidak pernah berhubungan dengan seorang laki-lai” tapi sang Ayah tetap saja tidak bisa menerima penjelasan yang tidak masuk akal itu dan tetap memerintahkan Algojo kerajaan untuk memenggal sang putrid di tengah hutan. (lagi…)

Kategori: Cangkruan · Renungan

ETIK KERJA ORANG JAWA; BENARKAH PEMALAS?

November 13, 2007 · & Komentar

Negeri ini setiap hari selalu mengalami keruwetan ketika berbicara masalah kemiskinan, walaupun baru-baru ini BPS mengeluarkan data tentang penurunan angka kemiskinan tapi banyak pihak yang menyangsikannya. Dan di Jawa angka kemiskinan itu masih sedemikian besar menurut data BPS Jatim padatahun 2006 saja tercatat lebih dai 11 juta orang Jawa Timur terjebak dalam garis kemiskinan, angka ini bisa jadi terus melonjak tatkala kita mencermati berbagai krisis (Multi Cricis)yang terjadi di negeri ini, mulai dari belum stabilnya perekonomian negara hingga bencana alam yang terjadi yang menyebabkan pengangguran makin meningkat ditambah lagi angkatan kerja yang tidak bekerja yang setiap tahunnya mencapai 1.5 juta jiwa (menurut perkiraan BPS Jatim). (lagi…)

Kategori: Pitakonan