Carilah seorang raja di Madura, samapai tua anda tidak akan pernah menemukannya. Kenapa? Karena dalam khazanah orang Madura tidak mengenal kata Raja, yang ada adalah ratu atau Ratoh, loh, kok bisa? Ini tidak lepas dari sejarah orang Madura yang dilahirkan dari seorang Putri yang terbuang, Putri itu dibuang ke Madura dalam keadaan bunting dan ayah dari anak yang dikandungnya tidak diketahui siapa. Melihat kenyataan itu, Ayah sang Putri yang juga seorang Raja memerintahkan pada algojonya untuk memenggal leher sang putri karena dianggap membuat malu keluarga kerajaan, konon kerajaan itu adalh kerajaan yang terletak di daerah perbatasan Malang dan Lumajang, ada pula yang menyebut sebagai kerajaan Kedi di daerah Kediri, tapi sang Putri membela diri dengan berkata”tidak ada seorang laki-laki pun yang membuntingiku dan sebelum ini aku tidak pernah berhubungan dengan seorang laki-lai” tapi sang Ayah tetap saja tidak bisa menerima penjelasan yang tidak masuk akal itu dan tetap memerintahkan Algojo kerajaan untuk memenggal sang putrid di tengah hutan. (lagi…)


