Tuhan Itu Keren

Posted: April 11, 2008 in Cangkruan, pemikiran
Tag:,

Ihsan, ehm!!, dari dulu aku terobsesi dengan nama yang aku sandang ini. banyak cerita yang berkenaan dengannya. beberapa hal diantaranya malah terkesan lucu, saat SD kelas tiga, aku sudah mulai terobesesi dengan makna Ihsan. Setelah ku cari-cari ternyata ku tahu bahwa Ihsan itu berarti,” beribadahlah engkau seakan-akan engkau melihatNya. Jika engkau tidak bisa melihatNya maka sesungguhnya Ia melihatmu.” Pernah gara-gara karena ingin melihat Tuhan dalam salat, aku membayangkan bahwa aku menghadap Tuhan yang duduk di atas arsy yang saya bayangkan seperti sebuah tahta Raja Agung. tapi aku tahu bahwa itu salah, kemudian aku bertaubat dan hanya berani membayangkan bahwa aku dilihat Tuhan. Walau pernah terjadi pada suatu masa aku gila dan tenggelam pada kecintaan akanNya, tapi mungkin itu akan ku ceritakan suatu saat.

Allah sepertinya adalah Tuhan yang sangat mengasihiku, melebihi siapapun juga yang mengasihiku. Apapun yang aku inginkan selalu Ia penuhi, apa yang menjadi impianku selalu Ia wujudkan, bahkan apa yang belum aku minta. Hingga kadang aku merasa malu jika harus meminta sesuatu kepadaNya, apalagi aku sering nakal pada Tuhan, tapi ia tetap tak pernah marah padaku. ia memang benar-benar hebat. penyabar dan penyayang. Pokoknya top abis deh. Seandainya aku tidak diperintahkan untuk berdoa padaNya, tentu aku akan malu jika melihat kelakuanku di hadapanNya. semoga Ia mau memaafkan segala kenakalanku dan mengingatkanku dengan cara yang indah.

Tidak ada yang bisa saya katakan tentangNya. tidak ada kata yang bisa mewakili rasa terima kasihku padaNya. walau seumur hidup aku berucap terima kasih tentu itu tidak akan pernah cukup untuk membalas semua pemberiannya. karena hidupku sendiri sebenarnya adalah milikNya.

Aku memiliki semua hal-hal yang Tuhan berikan pada seorang pria, wajahku tampan, badanku tegap, otakku cemerlang, anggota tubuhku lengkap dan berfungsi sempurna, uang aku punya, keluarga aku juga punya, adik punya dan kakakpun begitu juga, kesempatan pendidikan juga aku diberikanNya. wanita kapanpun aku mau, setiap aku merayu wanita tidak ada satupun yang bisa menolak keinginanku, hingga kadang aku merasa malas untuk merayu karena tanpa itupun aku bisa mendapatkannya, pokoknya pemberianNya tidak bisa aku hitung.

Jadi walau sebenarnya sangat kurang ku ucapkan rasa syukurku, aku memutuskan mengabdikan diriku untuk mengajar anak-anak kecil di rumahku. gratis. tanpa bayar sedikitpun. Aku juga coba berbagi dengan sesama terutama pada keluarga yang memang Tuhan amanatkan padaku. aku rela dan aku ikhlas, mungkin ini juga rejeki mereka. Semoga ini menjadi bukti bahwa aku bersyukur padaNya.

Yang harus aku siap dan sering kali membuat deg-degan, Tuhan tidak akan tidak pernah memberikan ujian pada hambaNya termasuk aku, dan aku harus bersiap-siap dengan hal ini. semoga aku tidak mengecewakanNya.

Komentar
  1. tamie mengatakan:

    Kadang aku masih sering kecewa terhadap keputusan dan takdir Tuhan. Di suatu saat aku sangat meyakini bahwa Tuhan itu Maha Adil tetapi iman ku lemah, kadang aku berpikir Tuhan hanya mengundi nasib umatnya. Mungkin aku yang terlalu sombong, Tuhan. Hmm… diri ini terlalu lemah untuk memikirkanmu, Tuhan.

  2. ihsanmaulana mengatakan:

    berpasrahlah, serahkan semuanya pada Tuhan. dan berpositif thingking-lah pada-Nya. tentu hidup akan terasa nikmat. DIJAMIN!

  3. Afidah mengatakan:

    Mas Ihsan narsis deh.. he..he..he.. Tp nggak, aku ngeliatny justru itu ungkapan syukur atas apa yg udah diberikan Allah. Kadang malah kita seringnya ngerasa kurang, pdhal udah banyak yg Allah kasih ma kita, iya nggak?
    Satu hal yang perlu kita ingat, ujian dari Allah tidak hanya berupa rasa sakit dan penderitaan. Kadang Allah juga menguji kita dengan kenikmatan dan keindahan. Jadi apa yang udah kita dapat (apa juga yang udah Mas Ihsan dapat), secara harfiyah sepertinya itu nikmat, tapi siapa tahu itulah ujian Allah kepada kita. Kita menggunakannya untuk hal baik or nggak? Jadi kalo Mas Ihsan dikasih wajah ganteng ya jangan buat ngerayu n ngisengin cewe’ gitu, coz itu berarti Mas Ihsan nggak mensyukuri nikmat Allah he..he..he..
    But anyway… Salut buat Mas Ihsan, ngajar anak-anak kecil gratis? oh… it’s so nice, keep going on guys… betul emang itu bisa jadi salah satu bukti rasa syukur kita ma Allah. Moga Allah akan menambah rahmat dan nikmatnya kepada kita. “Lain Syakartum laaziidannakum, walain kafartum inna ‘adzabii la syadiid”.

  4. ihsanmaulana mengatakan:

    trims mbak Afida, semoga saya termasuk orang yang mensyukuri nikmat Allah dan tidak menyalahgunakannya (dtp dikit-dikit boleh ya..)

  5. raka mengatakan:

    dulu saya ngerasa dan hampir percaya kalao Tuhan itu maha aneh, sekarang gak lagi, saya sepakat kalo Tuhan maha keren🙂

  6. Ihsan Maulana mengatakan:

    Begitulah Mas Raka, Tuhan Maha Keren. Gak ada yang paling Keren kecuali Tuhan. Dan ke-keren-an kita itu adalah cermin dari ke-keren-an Tuhan;-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s