Langkah Gontai Penjual Keliling

Posted: Mei 18, 2009 in Cangkruan, pemikiran, Renungan
Tag:, ,

Saat siang tadi saya ke bengkel untuk menyervis sepeda motor, tiba-tiba dari arah utara tempat saya duduk terlihatlah berjalan seorang laki-laki separuh baya, ±35 tahunan. Wajahnya penuh keringat, tampak di dahinya tanda-tanda kelelahan dan bekas sinar matahari. Bajunya yang putih dimasukkan ke dalam celana ingin menampakkan bahwa ia adalah orang yang rapi. Akan tetapi setengah hari dalam kelelahan membuatnya tampak lusuh, bajunya tak lagi rapi, ronanya sudah terlihat tanda rona pahitnya hidup. Saat itu ia tiba-tiba menjabat tangan saya dan memperkenalkan dirinya sebagai penjual songket dan minyat wangi bibit. Akan tetapi sayang karena saya tidak membutuhkan benda-benda yang ditawarkannya saya pun menolaknya dengan halus dan berusaha memberikan senyuman padanya. Ada raut kecewa di wajahnya, ia pamit untuk meneruskan menjajakan barang dagangannya. Tampak dari kejauhan langkah gontai masih mengiringi setiap gerakan kakinya tanda bahwa ia belum berhasil menjual barang dagangannya. Ingin rasanya hati membeli barang dagangannya agar bisa memberikan sedikit keceriaan dalam rona wajahnya, akan tetapi saat itu saya berpikir bahwa saya hanya membawa uang 50 ribu. Jika servis sepeda motorku 25 ribu ditambah ganti oli 25 ribu juga. Maka tentu saya tak bisa membayarnya. Terpaksa saya hanya bisa membantunya lewat doa semoga Allah memberikan keberkahan dalam apa yang telah dia usahakan. Bagaimanapun itu jauh lebih baik daripada meminta-minta.

Ada kemulian dan komitmen untuk mendapat rizki yang halal yang terpancar dari raut mukanya. Walau di sisi lain saya melihat bahwa hidup baginya saat itu sangat getir. Tapi sekali lagi saya tegaskan bahwa itu jauh lebih baik daripada meminta-minta.

Iklan
Komentar
  1. mymandapanda berkata:

    setuju bung! 🙂
    salam kenal!

  2. Ihsan Maulana berkata:

    Terimakasih mymandapanda. salam kenal pula! sailor!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s