Kecurigaanku pada konsep Yesus Anak Tuhan

Posted: Januari 4, 2013 in Cangkruan, pemikiran
Tag:, ,

Perlu diketahui bahwa saya adalah orang yang sangat menghormati kepercayaan orang-orang Kristen. Sehingga saya berkawan baik dengan mereka serta menjadi tetangga yang baik bagi mereka. Apa yang saya tulis ini murni adalah rasa penasaran dan rasa kemusykilan saya akan konsep The Son of God dalam dogma Kristen.

Saat itu, sehari setelah natal 2012, saya mengajar secara private seorang siswa sekolah kristen di Surabaya. Di mejanya, saya temukan sebuah buku dengan judul yang sangat indah “Book of Hope”. Buku yang ku kira buku motivasi itu ternyata adalah buku agama Kristen yang dikonsep dengan begitu baik pertanda bahwa yang menulis adalah seorang yang terpelajar.

Setelah lembar demi lembar ku buka. Saya kemudian terpikir pada sebuah kalimat yang sering diulang-ulang dalam buku ini. Yaitu The Son of God atau Anak Tuhan. Orang kristen percaya bahwa Yesus Kristus adalah anak Tuhan. Anehnya di saat yang bersamaan aku teringat akan sebuah kisah kesukaanku di masa kecil, yaitu cerita mitologi Yunani tentang Hercules, anak Dewa segala dewa, Zeus. Dikisahkan, bahwa Zeus adalah seorang Raja dari para dewa. Suatu ketika ia berjalan-jalan di bumi dan berjumpa dengan seorang wanita cantik sehingga ia tertarik dan jatuh cinta. Singkat kata, Zeus pun kemudian menikah dengan perempuan tersebut dan lahirlah seorang manusia setengah dewa bernama Hercules. Dalam versi lain, nama anak tersebut adalah Hereclus. Dari Hercules inilah turunlah raja-raja yang menguasai Yunani dan Romawi Kuno. Lah, kok ndilalah agama Kristen yang dulu pada masa Yesus sangat dimusuhi oleh tentara Romawi tiba-tiba setelah selama seratus tahun lebih tidak ada ceritanya, tiba-tiba muncullah Santo Yohanes yang berhasil mengkristenkan raja-raja Romawi Kuno. Nah, kok kebetulannya lagi, konsep Tuhan Anak mulai dikenal dari masa Yohanes. Kenapa saya bilang begitu, karena dalam injil tertua yang pernah ditemukan, yaitu Injil Barnabas. Tak sedikitpun saya menemukan sebuah kalimat yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Tuhan. Cuma ada satu kalimat yang menyatakan bahwa yesus itu adalah kalimat Allah atau Ruh (dari) Tuhan.

Dari sinilah aku curiga bahwa, konsep The Son of God adalah hasil kompromi antara para penyebar Kristen dengan Kerajaan Romawi. Apalagi sejarah membuktikan bahwa Kristen kemudian dijadikan agama negara dan dihadiahi tempat khusus bernama Vatikan. Yang posisinya sangat unik hingga saat sekarang ini. Persekongkolan gereja Vatikan ini kemudian hari dkritisi oleh Karl Marx dengan mengatakan bahwa agama adalah candu. Hal ini kemudian hari dipertegas oleh pemberontakan King Martin Luther yang tidak mengakui gereja Katolik dan kemudian menciptakan gereja yang eksis dan tidak mempunyai hirarki struktural dengan pihak Vatikan. Wallahu a’lam bisshawab

Iklan
Komentar
  1. bushra talib berkata:

    sebenarnya orang eropa bisa menerima konsep anak tuhan dari cerita hercules tsb,zeus turun ke gunung olympus dan jatuh cinta, walhasil punya anak hercules,untuk yesus lain lagi siapa yang taat pada agama oleh orang yahudi/palestin digelari sebagai anak tuhan,untuk orang melayu orang baik digelari sebagai raja manusia.

    • Ihsan Maulana berkata:

      Istilah “anak tuhan” adalah kata yang ditolak oleh al Qur’an dengan alasan apapun. Dalam sejarah Yahudi, ada seorang pemuda bernama Uzayr. Dia orang yang saleh lagi hafal kitab Taurat, atas hal tersebut orabg Yahudi mengganggapnya sebagai anak tuhan. Ini adalah istilah yang ditolak oleh Sang Pemilik Jagad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s