Sekilas Hasan Langgulung

Posted: Agustus 30, 2013 in pemikiran, pendidikan
Tag:,

langgulungBiografi dan Riwayat Pendidikan Hasan Langgulung

Nama lengkapnya adalah Hasan Langgulung, lahir di Rappang, Sulawesi Selatan pada tanggal 16 Oktober 1934. Ayahnya bernama Langgulung dan ibunya bernama Aminah Tanrasuh.

Hasan Langgulung muda menempuh seluruh pendidikan dasarnya di daerah Sulawesi, Indonesia. Ia memulai pendidikan dasarnya di Sekolah Rakyat (SR) . sekarang setingkat Sekolah Dasar (SD). di Rappang, Sulawesi Selatan. Kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya di Sekolah Menengah Islam dan Sekolah Guru Islam di Makasar sejak tahun 1949 sampai tahun 1952 serta menempuh B.I. Inggris di Ujung Pandang, Makasar.

Perjalanan pendidikan internasionalnya dimulai ketika ia memutuskan hijrah ke Timur Tengah untuk menempuh pendidikan sarjana muda atau Bachelor of Arts (BA) dengan spesialisasi Islamic and Arabic Studies yang beliau peroleh dari Fakultas Dar al-Ulum, Cairo University, Mesir pada tahun 1962. Setahun kemudian ia sukses menggondol gelar Diploma of Education (General) dari Ein Shams University, Kairo. Di Ein Shams University Kairo pula ia mendapatkan gelar M.A.dalam bidang Psikologi dan Kesehatan Mental (Mental Hygiene) pada tahun 1967.

Sebelumnya, ia juga sempat memperoleh Diploma dalam bidang Sastra Arab Modern dari Institute of Higher Arab Studies, Arab League, Kairo, yaitu di tahun 1964. Kecintaan dan kehausan Hasan Langgulung pada ilmu pengetahuan tak membuatnya puas dengan apa yang telah ia peroleh di Timur Tengah. Beliau pun melanjutkan pengembaraan intelektualnya dengan pergi ke Barat. Hasilnya gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) dalam bidang Psikologi diperoleh dari University of Georgia, Amerika Serikat di tahun 1971. Semasa kuliah Hasan Langgulung tak hanya mengasah daya intelektualnya (kognisi) saja, saat itu ia pun sudah menunjukkan talenta sebagai seorang aktivis dan seorang pendidik. Hal ini dapat dibuktikan ketika ia diberi kepercayaan sebagai Ketua Mahasiswa Indonesia di Kairo tahun 1957. Antara tahun 1957 hingga 1967 ia mengemban amanah sebagai Kepala dan Pendidik Sekolah Indonesia di Kairo. Kemampuan organisatorisnya semakin matang ketika ia menjadi Wakil Ketua Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah (1966-1967). Pada tanggal 22 September 1972, Hasan Langgulung melepas masa lajangnya dengan menikahi seorang perempuan bernama Nuraimah Mohammad Yunus. Pasangan ini dikaruniai dua orang putera dan seorang puteri, yaitu Ahmad Taufiq, Nurul Huda, dan Siti Zakiah. Keluarga ini tinggal di sebuah rumah di Jalan B 28 Taman Bukit, Kajang, Malaysia.

Riwayat Pekerjaan Hasan Langgulung

Selepas kuliah aktivitas beliau semakin padat. Ia seringkali menghadiri berbagai persidangan dan konferensi baik sebagai pembicara ataupun peserta yang diadakan di dalam maupun di luar negeri seperti di Amerika Serikat, Jepang, Australia, Fiji, Timur Tengah, beberapa negara di Eropa, di samping negara-negara di wilayah ASEAN sendiri. Pengalamannya sebagai pengajar dan pendidik dimulai sejak ia masih kuliah di Mesir, yaitu sebagai kepala sekolah Indonesia di Kairo (1957-1968). Saat di Amerika Serikat, ia pernah dipercaya sebagai asisten pengajar dan dosen di University of Georgia (1969-1970) dan sebagai asisten peneliti di Georgia Studies of Creative Behaviour, University of Georgia, Amerika Serikat (1970-1971). Asisten Profesor di Universitas Malaya, Malaysia (1971-1972). Ia juga pernah diundang sebagai Visiting Professor di University of Riyadh, Saudi Arabia (1977-1978), Visiting Professor di Cambridge University, Inggris, serta sebagai konsultan psikologi di Stanford Research Institute, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Selain sebagai pengajar, peneliti dan konsultan, beliau juga menggeluti dunia jurnalistik. Ia tercatat sebagai pimpinan beberapa majalah seperti Pemimpin Redaksi Majalah Jurnal Pendidikan yang diterbitkan oleh Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Anggota tim redaksi pada majalah Akademika untuk Social Sciences and Humanities, Kuala Lumpur. Anggota redaksi majalah Peidoprise, Journal for Special Education, yang diterbitkan di Illinois, Amerika Serikat. Beliau juga tercatat sebagai anggota American Psychological Association (APA) dan American Educational Research Association Muslim.. Beliau pernah mengajar di Universiti Kebangsaan Malaysia sebagai professor senior dalam beberapa tahun dan sekarang beliau mengajar di Universiti Islam Antara Bangsa Kuala Lumpur, Malaysia juga sebagai professor senior (2002). Beliau mendapatkan penghargaan Profesor Agung (Royal Profesor) pada tahun 2002 di Kuala Lumpur, Malaysia oleh masyarakat akademik dunia. Prof. Dr. Hasan Langgulung menerima berbagai macam penghargaan internasional. Namanya tercatat dalam berbagai buku penghargaan seperti: Directory of American Psychological Association, Who.s Who in Malaysia, International Who.s Who of Intellectuals, Who.s Who in The World, Directory of International Biography, Directory of Cross-Cultural Research and Researches, Men of Achievement, The International Book of Honor, Directory of American Educational Research Association, The International Register Profiles, Who.s Who in The Commonwealth, Asia Who.s Who of Men and Women of Achievement and Distinction, Community Leaders of The World, Progressive Personalities in Profile dan beberapa penghargaan lainnya.

Karya-karya Hasan Langgulung

Prof. Dr. Hasan Langgulung telah menghasilkan puluhan karya ilmiah dengan menggunakan bahasa Indonesia (Melayu), bahasa Arab maupun bahasa Inggris berupa karya terjemahan, buku, makalah dan berbagai artikel yang tersebar di berbagai majalah di dalam dan luar negeri. Tulisannya membahas berbagai macam persoalan yang berkisar tentang Pendidikan, Psikologi, Filsafat dan Islam. Di antara karya-karyanya tersebut,5 yaitu:

  1. Thesis M.A. : Al-Murahiq al-Indonesiy; Ittijahatuh wa Darajatutawafuq Indahu (Remaja Indonesia; Sikap dan Penyesuaiannya)
  2. Disertasi Ph.D. : A Cross-Cultural Study of The Child.s Conception of Situational Causality in India, Western Samoa, Mexico, and The United States, kemudian diterbitkan oleh Journal of Social Psychology: USA, 1973
  3. The Development of Causal Thinking of Children in Mexico and The United States, USA: The Journal of Cross-Cultural Studies, 1973
  4.  The Curriculum Reform of General Education in Higher Education in Southeast Asia, Bangkok: ASAIHL, 1974
  5.  The Self; Concept of Indonesian Adolescene, Malaysia: Jurnal Pendidikan,1975
  6. Social Aims and Effect of Higher Education, Kuala Lumpur: Economic & Business Student.s Association in Southeast Asia, 1973
  7.  Beberapa Aspek Pendidikan Ditinjau dari Segi Islam, Kuala Lumpur: Majalah Azzam, 1974
  8.  Belia, Pendidikan dan Moral, Kuala Lumpur: Dewan Masyarakat, 1977
  9. Al-Ghazali dan Ibnu Thufail Vs Rousseau dan Pioget, Kuala Lumpur: Majalah Jihad, 1976
  10.  Pendidikan Islam akan Kemana?, Kuala Lumpur: Cahaya Islam, 1977
  11. Peranan Ibu-Bapa dalam Pendidikan Keluarga, Kuala Lumpur: Al-Ihsan, 1977
  12.  Falsafah Pendidikan Islam, terjemahan dari karya Omar Mohammad al-Toumy al-Syaibany, Jakarta: Bulan Bintang, 1979
  13. Beberapa Pemikiran tentang Pendidikan Islam, Bandung: Al-Ma.arif, 1980
  14.  Pendidikan dan Peradaban Islam, Jakarta: Pustaka Al Husna, 1985, Cet III
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s