Sudut Pandang

Posted: Februari 22, 2015 in Cangkruan, Motivasi, pemikiran, Renungan
Tag:, , , ,

 “Astaghfirullah… ente iki piye. Ngakunya keberuntungan selalu memihakmu, tapi kok HP bolak-balik ilang? Web bolak-balik di-hack? -_-“.

Kalimat tersebut adalah balasan kawan saya via email yang menyatakan bahwa web saya sering kena hack dan hape saya hilang sehingga semua nomor kawan saya ikutan hilang termasuk nomor dia. Dulu saya pernah berujar kepadanya bahwa saya adalah manusia yang selalu diliputi keberuntungan, keburuntungan itu meliputi berbagai macam hal. Ambil contoh saja, saat saya mendaftar beasiswa kuliah, saya terlambat setengah jam. Karena waktu yang mepet dan saya harus menyelesaikan rangkaian soal, sebagaian soal pun akhirnya saya dapatkan dari peserta di samping saya. Dan saat pengumuman kelulusan, saya lulus dan dia tidak. Keberuntungan lain  yang saya rasakan adalah tatkala saya harus ketinggalan pesawat eh malah ketemu kawan dan saya dijamu di rumahnya dan paginya saya dapat penerbangan gratis (karena ada yang membelikan). Keberuntungan lain adalah saat saya dijebak oleh tiga wanita karena saat itu saya masih perjaka. Syukur Alhamdulillah, saya berhasil menolak dan kemudian malah mereka mejadi sahabat saya. Dan respek sekali terhadap prinsip yang saya pegang. Keburuntungan lain yang pernah saya dapatkan, saat saya bingung arah mau menginap dimana saat penelitian di pelosok Sumenep, saya malah bertemu dengan seorang kawan yang lama tak saya jumpai dan saya dijamunya sebagai seorang tamu. Banyak keberuntungan-keberuntungan yang tak mungkin saya ceritakan dalam tulisan ini. dan saya percaya, bahwa keberuntungan selalu menyelimuti diri saya, saya percaya bahwa kebaikan itu akan mengakibatkan karma yang baik, saya percaya bahwa ketulusan itu akan dijawab dengan indah oleh Tuhan walau mungkin saja bisa disalahgunakan oleh manusia.

Ini menurutku lebih pada persoalan sudut pandang, layaknya gelas setengah isi dan setengah kosong, terserah kita mau memandang kekosongannya atau memandang keberadaan air setengah gelas itu. Ini adalah masalah prespektif. Anda boleh ada di posisi manapun Anda suka. Hanya yang membedakan, jika Anda terlalu focus pada masalah dan hal yang tak Anda punyai, maka mungkin saja hidup Anda saat ini sedang tidak bahagia, dan apabila Anda terfokus pada apa yang ada dan Anda mensyukurinya, insyaaallah saat ini Anda sedang bahagia dan dada Anda relative lapang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s