Beberapa hari ini saya mengedit naskah artikel teman-teman saya di kelas doctoral pada Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta untuk mata kuliah Comprehensive Islam. Dahulu awalnya, kami para peserta kelas bingung, ini sebenarnya Prof. Azyumardi Azra (koordinator dosen) mau kemana. Kami yang berasal dari berbagai disiplin ilmu berada dalam satu kelas dan diajari oleh bermacam dosen dengan beragam disiplin ilmu pengetahuan. Mulai dari disiplin ilmu sejarah hingga kedokteran. Tapi di kemudian hari kami sadar bahwa  hal tersebut ternyata bermanfaat bagi kami para peserta kuliah. Kesadaran ini terjadi setelah melihat hasil artikel saya dan kawan-kawan. Contoh, saya kebagian tema masalah Islam dan Sains. Dan saya memilih judul Air dalam Perspektif Islam dan Sains. Walau awal kali agak pusing karena saya tidak memilik basic sama sekali untuk membahas air dari sisi sains, tapi akhirnya pengembaraan saya membawa saya untuk “bertemu” dengan Masaru Emoto pengarang The True Power of Water, Bu Ulfa, penemu Saintific Qullah Water, dan berbagai tafsir sains atas air. Hal ini juga terjadi di artikel kawan-kawan di mana mereka melihat Islam dari berbagai disiplin ilmu, baik ilmu kealaman (natural sciences), ilmu sosial (social sciences), maupun dari ilmu budaya (human sciences).

Kami memang layak tahu atas hal tersebut karena tidak mungkin saat kami berada di tengah kehidupan akademik kami masing-masing atau masyarakat kami masing-masing kami hanya menjadi spesialis yang tidak tahu menahu tentang ilmu yang berkaitan. Perdebatan juga terjadi di antara kami tentang hubungan Islam dan ilmu pengetahuan, sebagian kawan-kawan menghendaki dialog Islam dengan ilmu pengetahuan, sebagian lainnya menghendaki interkoneksi  Islam dan ilmu pengetahuan, sebagian lainnya menghendaki integrasi agama dan ilmu pengetahuan, dan juga ada sebagian dari kami yang menghendaki Islamisasi ilmu pengetahuan seperti yang diinginkan oleh al Faruqi dan Islam akademis madhab Malaysia.

Jika tidak ada aral rintangan, tentu saya ingin menerbitkan artikel-artikel kawan-kawan ini karena banyaknya atensi untuk menerbitkan artikel-artikel brilian itu dan memang menurut saya penting untuk diketahui terutama oleh para pelajar Islam di Indonesia agar tidak menjadikan Islam sebagai agama kesepian. Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s