Posts Tagged ‘Islam’


Tulisan ini didasarkan pada kesedihan saya atas fenomena dunia saat ini. Setelah kita dikagetkan dengan kemenangan kelompok ultra-nasionalis di Inggris dengan Brexit-nya, kita kemudian disuguhi oleh kemenangan mengejutkan Trump. Presiden Amerika saat ini yang semasa kampanyenya selalu memgkampanyekan eksklusifisme bangsa Amerika dan ketidaksenangan dia terhadap Islam. Di penjuru dunia lainnya,  Australia misalnya terdapat senator yang memainkan anti Islam untuk menaikkan popularitasnya, demikian juga dalam pemilu Prancis saat ini dimana salah satu kandidat memainkan isu Frexit mengikuti jejak Inggris.  (lebih…)


Saya dibesarkan di keluarga patriarkal, keluarga dengan dominasi kaum laki-laki dalam fungsi-fungsi sosialnya. Saya dididik dalam nuansa Islam yang juga patriarkal. Islam memang tidak membeda-bedakan laki-laki dan perempuan, tapi cara para guru memperlakukan perempuan sangat patriarkal sekali. Saya juga hidup dalam kalangan kawan-kawan laki-laki patriarkal, mereka adalah orang-orang yang dididik dalam setting keluarga patriarkal dan didikan yang patriarkal sama seperti saya. Di keluarga saya, di lembaga pendidikan dimana saya belajar, dan di kawan-kawan dimana saya berteman, mereka punya seperangkat ide tentang perempuan baik-baik. Perempuan baik-baik biasanya dkategorikan dengan pakaiannya yang sopan, sikapnya yang lemah lembut, dan tidak merokok. (lebih…)


Judul tulisan ini memang diilhami oleh kata bijak bestari di Indonesia “Guru kencing berdiri murid kencing berlari”. Akan tetapi dalam tulisan kali ini saya hendak memakainya dalam kaitan saya sebagai pribadi dengan latar belakang seorang guru yang hidup di di kota-kota di Indonesia dan kota-kota lain di dunia, yang celakanya semua toilet kencingnya adalah didesain untuk kencing dengan berdiri. Curiculum vitae saya menyebutkan bahwa saya pernah menjadi guru karakter (di SAIMS), guru etika Islam (di SMP Jatiagung), dan guru (dosen) manajemen pendidikan Islam di STAI Al Fithrah. (lebih…)


Wahabisme adalah paham keagamaan yang disandarkan padaMuhammad bin Abdul Wahhab, seorang tokoh Islam di jazirah Arab. Akhir-akhir ini para pengikut Wahabi ini lebih suka menyebut diri mereka sebagai pengikut salaf atau salafi dan seringkali mereka menyebut diri mereka sebagai al-muwahhidun (orang-orang yang beratuhid). (lebih…)


Ada satu hadis terkenal berbunyi, “sataftariqu ummati ala ahada wa sab’ina firqatan”. Akan terbagi umatku pada  tujuh puluh satu golongan. “kulluhum fin nar illa wahida”. Semuanya di neraka kecuali yang satu. “ma ana ‘alayhi wa ashhabiy”. Yaitu yang mengikuti ajaranku dan ajaran para sahabatku. Dalam teks yang lain disebutkan, “ma ana ‘alayhi wa ahli bayti”. Yaitu yang mengikutiku dan sanak keluargaku. Dalam teks yang lain disebutkan pula,”kulluhum fil jannah illa al-wahidah” semuanya di surge kecuali yang satu golongan. (lebih…)


Seringkali sebagian umat Islam selalu mencari pembenaran wahyu (al-Qur’an) melalui sains. Hal ini baik, setidaknya semangatnya baik. Cuma bahayanya ada dua. Pertama, jika ada wahyu atau ayat al-Qur’an yang tak sama dengan sains maka wahyu bisa-bisa ditinggalkan oleh orang macam ini. kedua, jika ternyata ada kesesuaian antara ayat al-Qur’an dengan temuan sains lalu temuan sains tersebut terbantahkan oleh temuan sains termutakhir maka bisa jadi ayat al-Qur’an bisa disalahkannya atau sains yang ia salahkan secara membabi buta. Lalu sebenarnya , bagaimanakah seharusnya hubungan agama (Islam) dengan sains. (lebih…)

Islam takfiri

Posted: September 28, 2014 in filsafat, Fiqih, pemikiran
Tag:,

“Dulu Moyang Kami Mengislamkan Sekarang kau Mengkafirkan”

Ihsan MaulanaAkhir-akhir ini mulai marak sekelompok orang yang mengaku Islam, bicara mereka berapi-api, sebagian terlihat fasih melafalkan ayat-ayat al-Qur’an dan hadis dan sebagian lagi bacaannya kacau balau seakan tak mengenal tajwid. Tak segan-segan mereka mengambil microfon sesaat setelah shalat wajid 5 waktu sebagian lain giat mengadakan kajian-kajian keislaman di kampus-kampus umum, sebagian lagi menyebarkan bulletin-buletin yang memperkosa logika.

Konsep Dasar islam

Islam itu sederhana, jika kau percaya tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, maka kau sudah Islam. Dawuh Nabi SAW, “man qala La ilaha illallah dkhala al-jannah-barang siapa yang berkata La ila illallah maka ia akan masuk surga”. General statemen ini diucapkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW dengan riwayat yang sohih. (lebih…)